Minggu, 24 Juni 2012

Omm Kulthum - Enta Oumri

Keganasan akibat perang dasawarsa ini antara Israel dan Palestina, membuat mata dunia terperangah, sedih, marah, duka, dan luka, serta terus menganga tanpa akhir yang pasti. Aku jadi teringat dengan dua orang seniman dari Israel dan satu lagi dari Palestina, menciptakan lagu perdamaian untuk kedua belah pihak. Mereka percaya bahwa kekuatan seni (dan atau kekuatan seniman) kan mampu mendamaiakan situasi.

Hal ini terbukti pada tahun 1920-an, seorang vokalis ternama, mampu menunddukkan para raja di Mesir, dengan keindahan suaranya. Para Raja terbuat menjadi lupa diri, hadir di pertunjukannya, dan duduk bersatu, seolah tidak terjadi konflik di antara mereka. Penyanyi legendaris itu mampu memukau mereka dan mendudukkan para raja tersebut berjejer rapi di kursi penonton, layaknya penonton umum.

Dia adalah seorang penyanyi legendaris yang memiliki kemampuan luar biasa, dengan kamampuannya memproduksi getaran suara sekitar 14.000 getaran per detik dengan pita suaranya. Kekuatan vokal ini disertai dengan keunikan serta kelembutan dan juga keindahan yang sangat memukau membuat dia tidak tertandingi sepanjang masa. Kekutan vokalnya mencapai 8 oktav ke bawah dan 8 oktav ke nada tinggi, kadang labih, bahkan kekuatan microphone yang digunakan sering kali tidak kuat menahan getaran suaranya, sehingga ia harus berdiri dengan jarak 1-3 meter.

Ia dilahirkan di ez Zahayra-desa di El Tamay Senbellawein, Dakahlia Governorat, Mesir, di Dakahlia , di Delta Nil , dekat Laut Mediterania. Tanggal lahirnya tidak diketahui secara pasti, sehingga pihak pemerintahan Mesir melalui Departemen Penerangan menytaakan ia lahir pada tanggal 31 Desember 1898. Versi Lain menyebutkan ia lahir pada 31 Desember 1904.

Tokoh-tpkoh pemikir dan seniman besar seperti Jean Paul Sartre, Maria Callas, Marie Laforet , Salvador DalĂ­, Nico, Bono, Farin Urlaub, dan Led Zeppelin juga mengakui sebagai pengagum dari musik dan suaranya. Salah satu lagunya paling terkenal, "Enta Omri," banyak menjadi dasar interpretasi, termasuk satu proyek kolaboratif yang melibatkan 2.005 seniman Israel dan Mesir.

Dia disebut sebagai "The Lady" oleh Charles de Gaulle , dan dianggap sebagai "suara gembala" oleh Maria Callas. Ia selalu dikenang di Mesir, Timur Tengah, dan dunia Arab sebagai salah satu penyanyi dan musisi terbesar yang pernah hidup.

Umm Kulthum, atau namanya juga sering disebut sebagai Om Koultoum, Om Kalthoum, Oumme Kalsoum, dan Umm Kolthoum.

Selamat menikmati.....
Inilah Umm Kulthum, dengan “Enta Omri“

Tidak ada komentar:

Posting Komentar